<?xml version='1.0' encoding='UTF-8'?><?xml-stylesheet href="http://www.blogger.com/styles/atom.css" type="text/css"?><feed xmlns='http://www.w3.org/2005/Atom' xmlns:openSearch='http://a9.com/-/spec/opensearchrss/1.0/' xmlns:georss='http://www.georss.org/georss' xmlns:gd='http://schemas.google.com/g/2005' xmlns:thr='http://purl.org/syndication/thread/1.0'><id>tag:blogger.com,1999:blog-7918970595495281193</id><updated>2012-02-11T22:46:25.430-08:00</updated><category term='Pocket Camera'/><category term='night shots'/><category term='Basic Photography'/><title type='text'>Melukis dengan Cahaya</title><subtitle type='html'></subtitle><link rel='http://schemas.google.com/g/2005#feed' type='application/atom+xml' href='http://sinarcahayaku.blogspot.com/feeds/posts/default'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7918970595495281193/posts/default?max-results=100'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://sinarcahayaku.blogspot.com/'/><link rel='hub' href='http://pubsubhubbub.appspot.com/'/><author><name>Jejak-jejak Langkahku</name><uri>http://www.blogger.com/profile/04756581909374867169</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='31' height='21' src='http://1.bp.blogspot.com/-mgS4nTwpCRk/Th1WGIGFt0I/AAAAAAAAAd4/cBO50ejtsGg/s220/7MN_0071.jpg'/></author><generator version='7.00' uri='http://www.blogger.com'>Blogger</generator><openSearch:totalResults>11</openSearch:totalResults><openSearch:startIndex>1</openSearch:startIndex><openSearch:itemsPerPage>100</openSearch:itemsPerPage><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7918970595495281193.post-2968425344145571114</id><published>2012-01-04T09:46:00.000-08:00</published><updated>2012-01-04T09:46:34.837-08:00</updated><title type='text'>Behind The Scene "Bebas Bagaikan Debu"</title><content type='html'>&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://2.bp.blogspot.com/-0K94NZPTyl4/TwSQFNx0ZWI/AAAAAAAAAqI/4dvPNMq01EM/s1600/REN_5813.jpg" imageanchor="1" style="margin-left: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" height="265" src="http://2.bp.blogspot.com/-0K94NZPTyl4/TwSQFNx0ZWI/AAAAAAAAAqI/4dvPNMq01EM/s400/REN_5813.jpg" width="400" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saya mau sedikit sharing tentang behind the scene foto "Bebas Bagaikan Debu".&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Keterangan Gambar :&lt;br /&gt;1. Flash SB 800 + Snoot + Grid&lt;br /&gt;2. Flash SB 800 + Beauty Dish + Grid&lt;br /&gt;3. Bacground Item&lt;br /&gt;4. Tepung Terigu sebagi Bahan Debu&lt;br /&gt;5. Triger menggunakan Pixel&lt;br /&gt;6. Camera D300s&lt;br /&gt;7. Lensa nikkor 35 mm 1.8&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Avilable light cukup terang karena saya ambil sore hari oleh sebab  itu saya untuk mematikan available light saya menggunaka speed tertinggi  dari syn speed yaitu 1/250 dengan iso terendah.&lt;br /&gt;Flash&amp;nbsp; #1 diarahkan ke wajah model berada agak lebih ke dapan dari  model dan flash #2l digunakan untuk memberi terang pada tepung terigu,  diletakan harus sebagai backlight untuk tepung tersebut makanya  diletakan jauh ke belakang dari model.&lt;br /&gt;&lt;a href="http://1.bp.blogspot.com/-sEEfgcqvedI/TwSP_iu6bsI/AAAAAAAAAqA/_lW3XdGxiYc/s1600/REN_5831.jpg" imageanchor="1" style="clear: left; float: left; margin-bottom: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" height="212" src="http://1.bp.blogspot.com/-sEEfgcqvedI/TwSP_iu6bsI/AAAAAAAAAqA/_lW3XdGxiYc/s320/REN_5831.jpg" width="320" /&gt;&lt;/a&gt;Flash #1 saya manualkan 1/64 dan saya ukur didapat pada f/4.5 lalu  untuk flash #2 saya ukur dan harus mendapat satu stop diatas f/4.5 yaitu  f/5 dan di flash didapatkan 1/8&lt;br /&gt;Tidak usah bingung dengan parameter-parameter diatas, karena setiap  foto tidak akan sama, tergantung jarak flash ke model, alat tambahan  yang digunakan dll. yang terpenting adalah skin tone sudah tepat  pencahayaannya lalu kita ukur untuk lainnya sesuai dengan maunya hasil  foto kita.&lt;br /&gt;Semoga penjelasan saya ini dapat memberi sedikit pencerahan&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7918970595495281193-2968425344145571114?l=sinarcahayaku.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://sinarcahayaku.blogspot.com/feeds/2968425344145571114/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://sinarcahayaku.blogspot.com/2012/01/behind-scene-bebas-bagaikan-debu.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7918970595495281193/posts/default/2968425344145571114'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7918970595495281193/posts/default/2968425344145571114'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://sinarcahayaku.blogspot.com/2012/01/behind-scene-bebas-bagaikan-debu.html' title='Behind The Scene &quot;Bebas Bagaikan Debu&quot;'/><author><name>Jejak-jejak Langkahku</name><uri>http://www.blogger.com/profile/04756581909374867169</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='31' height='21' src='http://1.bp.blogspot.com/-mgS4nTwpCRk/Th1WGIGFt0I/AAAAAAAAAd4/cBO50ejtsGg/s220/7MN_0071.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/-0K94NZPTyl4/TwSQFNx0ZWI/AAAAAAAAAqI/4dvPNMq01EM/s72-c/REN_5813.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7918970595495281193.post-2589822753308081597</id><published>2011-07-03T20:19:00.000-07:00</published><updated>2011-07-03T20:19:31.474-07:00</updated><title type='text'>Belajar Menghargai Hasil Karya Sendiri</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Semakin maraknya dan menjamurnya dunia fotografi di era digital ini, menumbuhkan semakin banyak komunitas-komunitas fotografi baik dunia nyata maupun di dunia maya. Di dunia maya kita dengan mudah memamerkan hasil karya foto kita, dan kita dengan mudah mendapat masukan-masukan yang membangun dan pujian-pujian dari rekan-rekan kita di dalam satu komunitas. Sering kita jumpai di dalal suatu komunitas fotografi pada foto yang diupload terdapat tulisan yang isinya bersifat merendahkan karya itu sendiri, seperti halnya : "maaf masih pemula, masih taraf belajar, foto ini tanpa editing loh dll". Saya rasa kalimat itu merupakan bentuk tidak bisa menghargai hasil karya sendiri dan ingin berlindung di balik kalimat itu agar mendapat komen yang hanya menyenangkan. Tidak perlu memberi penjelasan masih belajar, dari foto saya tahu apakah masih belajar atau tidak, dan jangan lupa kita semua masih belajar, "never ending". Dan saya tidak peduli dengan foto itu editing apa gak, selama komponen-komponen didalamnya merupakan karya anda sendiri. Meskipun tanpa editing apakah akan dimaklumi bila hasilnya jelek, tidak juga bukan. Jadi terlepas editing atau tidak, bagus adalah bagus, jelek adalah jelek. Sebaiknya sebelum anda menghargai karya orang lain, hargai dulu karya anda. &lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7918970595495281193-2589822753308081597?l=sinarcahayaku.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://sinarcahayaku.blogspot.com/feeds/2589822753308081597/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://sinarcahayaku.blogspot.com/2011/07/belajar-menghargai-hasil-karya-sendiri.html#comment-form' title='1 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7918970595495281193/posts/default/2589822753308081597'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7918970595495281193/posts/default/2589822753308081597'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://sinarcahayaku.blogspot.com/2011/07/belajar-menghargai-hasil-karya-sendiri.html' title='Belajar Menghargai Hasil Karya Sendiri'/><author><name>Jejak-jejak Langkahku</name><uri>http://www.blogger.com/profile/04756581909374867169</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='31' height='21' src='http://1.bp.blogspot.com/-mgS4nTwpCRk/Th1WGIGFt0I/AAAAAAAAAd4/cBO50ejtsGg/s220/7MN_0071.jpg'/></author><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7918970595495281193.post-8825452785373712782</id><published>2011-05-11T20:02:00.000-07:00</published><updated>2011-05-13T13:31:14.857-07:00</updated><title type='text'>Perilaku dalam pemotretan foto HI (Human Interest)</title><content type='html'>&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://3.bp.blogspot.com/-0MXikjWP8rU/TcuOAyffPzI/AAAAAAAAAcQ/zmvzzcnFo_g/s1600/DUL_0028.jpg" imageanchor="1" style="margin-left: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" height="345" src="http://3.bp.blogspot.com/-0MXikjWP8rU/TcuOAyffPzI/AAAAAAAAAcQ/zmvzzcnFo_g/s400/DUL_0028.jpg" width="400" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;Saya membuat tulisan ini atas permintaan seorang sahabat saya :p.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;/div&gt;Disini saya tidak menulis apa itu foto human interst atau bagaimana teknis dalam pengambilannya,tetapi lebih menekankan perilaku kita sebagai tamu di tempat orang. Perlu disadari kita adalah tamu dan objek kita adalah tuan rumahnya, dimana tuan rumah memiliki hak untuk tidak mau difoto, hal ini harus dipahami lebih dulu. Sudah sewajarnya sebagi tamu kita kita harus mengenalkan diri dulu ke tuan rumah maksud dan tujuan, permisi ingin mengambil beberapa gambar, urusan itu nanti disetujui atau tidak kita harus mematuhinya. Jangan takut akan mendapatkan foto yang tidak natural dalam pengambilan foto HI bila kita memeprkenalkan diri terlebih dahulu, malah saya rasa orangnya malah lebih enjoy dan tidak menaruh curiga ke kita.&lt;br /&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;Ada pengalaman pribadi saya waktu di Sunda Kelapa ingin memotret seorang penjahit keliling dengan sepedanya, saya dekati beliau lalu meminta ijinnya, apa katanya " Wah mas saya suka sekali bila orang meminta ijin dulu, kalo orang lain saya akan marah bila motret saya tanpa ijin dulu". lalu terjadilah perbincangan yang hangat sambil saya mengambil gambar-gambar.&lt;br /&gt;Siapa bilang foto HI harus menggunkan lensa panjang-panjang super zoom? saya malah banyak ngambil pake 12-24 mm, 35 mm dan 50 mm, lah punyanya itu doang wkwkwkwwk.&lt;br /&gt;&lt;a href="http://1.bp.blogspot.com/-T3N3qRNOL58/TcuPSnX2GsI/AAAAAAAAAc8/zkWaMNH_75M/s1600/REN_6756.jpg" imageanchor="1" style="clear: left; float: left; margin-bottom: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" height="178" src="http://1.bp.blogspot.com/-T3N3qRNOL58/TcuPSnX2GsI/AAAAAAAAAc8/zkWaMNH_75M/s200/REN_6756.jpg" width="200" /&gt;&lt;/a&gt;Biasanya bila kembali untuk kedua kalinya ke tempat yang sama , saya sempatkan untuk mencetak beberapa foto yang saya ambil dan lalu memberikan kepada yang bersangkutan. Responnya adalah sangat menggembirakan dan pastinya kita disambut lebih hangat lagi, dan aku lebih leluasa untuk mengambil gambar-gambar lagi :).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Okay segitu aja dulu , selamat berhunting ria foto-foto Human Interest.&lt;br /&gt;Oh ya, untuk sekedar pemikira aja, foto human interst beda dengan "Street hunting" loh ya ...apa itu Street Hunting?" nanti deh kulanjutin lagi kalo ada permintaan wkwkwkwkw&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://1.bp.blogspot.com/-xzmafsyAzjQ/TcuOl8USm8I/AAAAAAAAAcU/MTDZhLPgP4o/s1600/170303_499787807429_833662429_6058922_5570289_o.jpg" imageanchor="1" style="margin-left: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" height="320" src="http://1.bp.blogspot.com/-xzmafsyAzjQ/TcuOl8USm8I/AAAAAAAAAcU/MTDZhLPgP4o/s320/170303_499787807429_833662429_6058922_5570289_o.jpg" width="277" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://3.bp.blogspot.com/-bhXvxprnYoU/TcuOoHyGqHI/AAAAAAAAAcY/OuU9sxnxNzA/s1600/37839_421432027429_833662429_4665905_902177_n.jpg" imageanchor="1" style="margin-left: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" height="336" src="http://3.bp.blogspot.com/-bhXvxprnYoU/TcuOoHyGqHI/AAAAAAAAAcY/OuU9sxnxNzA/s400/37839_421432027429_833662429_4665905_902177_n.jpg" width="400" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://4.bp.blogspot.com/-jnw9Bf27Dvc/TcuOqHWtJpI/AAAAAAAAAcc/8_IeI9kKlfw/s1600/37839_421432047429_833662429_4665909_3509598_n.jpg" imageanchor="1" style="margin-left: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" height="336" src="http://4.bp.blogspot.com/-jnw9Bf27Dvc/TcuOqHWtJpI/AAAAAAAAAcc/8_IeI9kKlfw/s400/37839_421432047429_833662429_4665909_3509598_n.jpg" width="400" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://1.bp.blogspot.com/-auH-HOuGx8o/TcuOsSTz_8I/AAAAAAAAAcg/CaFod60rdQo/s1600/37886_421297737429_833662429_4662417_1715239_n.jpg" imageanchor="1" style="margin-left: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" height="336" src="http://1.bp.blogspot.com/-auH-HOuGx8o/TcuOsSTz_8I/AAAAAAAAAcg/CaFod60rdQo/s400/37886_421297737429_833662429_4662417_1715239_n.jpg" width="400" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://3.bp.blogspot.com/-g1pwkKJtWdE/TcuOvvifDdI/AAAAAAAAAco/8yRuyEooQYY/s1600/39629_421641852429_833662429_4671482_211052_n.jpg" imageanchor="1" style="margin-left: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" height="400" src="http://3.bp.blogspot.com/-g1pwkKJtWdE/TcuOvvifDdI/AAAAAAAAAco/8yRuyEooQYY/s400/39629_421641852429_833662429_4671482_211052_n.jpg" width="338" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://1.bp.blogspot.com/-qqH7M3hp5CY/TcuOx_cGqoI/AAAAAAAAAcs/PFxSrRGskms/s1600/66037_451823892429_833662429_5315692_4628972_n.jpg" imageanchor="1" style="margin-left: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" height="400" src="http://1.bp.blogspot.com/-qqH7M3hp5CY/TcuOx_cGqoI/AAAAAAAAAcs/PFxSrRGskms/s400/66037_451823892429_833662429_5315692_4628972_n.jpg" width="348" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://3.bp.blogspot.com/-lG6snZL9BBQ/TcuPJ8kLhiI/AAAAAAAAAcw/VChyWmeUfpc/s1600/7MN_0021.jpg" imageanchor="1" style="margin-left: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" height="317" src="http://3.bp.blogspot.com/-lG6snZL9BBQ/TcuPJ8kLhiI/AAAAAAAAAcw/VChyWmeUfpc/s400/7MN_0021.jpg" width="400" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://1.bp.blogspot.com/-lKmWq1EOo6o/TcuPNBqUeUI/AAAAAAAAAc0/wq4MaZKOA8Q/s1600/7MN_0031.jpg" imageanchor="1" style="margin-left: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" height="317" src="http://1.bp.blogspot.com/-lKmWq1EOo6o/TcuPNBqUeUI/AAAAAAAAAc0/wq4MaZKOA8Q/s400/7MN_0031.jpg" width="400" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://2.bp.blogspot.com/-gyZyRmcG2Vo/TcuPPb63iDI/AAAAAAAAAc4/JSOBl88-BAE/s1600/REN_6751.jpg" imageanchor="1" style="margin-left: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" height="342" src="http://2.bp.blogspot.com/-gyZyRmcG2Vo/TcuPPb63iDI/AAAAAAAAAc4/JSOBl88-BAE/s400/REN_6751.jpg" width="400" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://4.bp.blogspot.com/-wGk8eQzMYfQ/TcuOt9R6MMI/AAAAAAAAAck/pDWQP8k01dw/s1600/39184_421641967429_833662429_4671494_1191951_n.jpg" imageanchor="1" style="margin-left: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" height="338" src="http://4.bp.blogspot.com/-wGk8eQzMYfQ/TcuOt9R6MMI/AAAAAAAAAck/pDWQP8k01dw/s400/39184_421641967429_833662429_4671494_1191951_n.jpg" width="400" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7918970595495281193-8825452785373712782?l=sinarcahayaku.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://sinarcahayaku.blogspot.com/feeds/8825452785373712782/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://sinarcahayaku.blogspot.com/2011/05/perilaku-dalam-pemotretan-foto-hi-human.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7918970595495281193/posts/default/8825452785373712782'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7918970595495281193/posts/default/8825452785373712782'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://sinarcahayaku.blogspot.com/2011/05/perilaku-dalam-pemotretan-foto-hi-human.html' title='Perilaku dalam pemotretan foto HI (Human Interest)'/><author><name>Jejak-jejak Langkahku</name><uri>http://www.blogger.com/profile/04756581909374867169</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='31' height='21' src='http://1.bp.blogspot.com/-mgS4nTwpCRk/Th1WGIGFt0I/AAAAAAAAAd4/cBO50ejtsGg/s220/7MN_0071.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/-0MXikjWP8rU/TcuOAyffPzI/AAAAAAAAAcQ/zmvzzcnFo_g/s72-c/DUL_0028.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7918970595495281193.post-1334734755212615222</id><published>2011-05-11T18:12:00.000-07:00</published><updated>2011-05-13T13:31:14.775-07:00</updated><title type='text'>Harus tau rasanya baru bisa masak...</title><content type='html'>&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://1.bp.blogspot.com/-67pkoKijsQo/Tcs7gXBBNnI/AAAAAAAAAcM/EQzTY7UsFrI/s1600/REN_8365.jpg" imageanchor="1" style="margin-left: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" height="400" src="http://1.bp.blogspot.com/-67pkoKijsQo/Tcs7gXBBNnI/AAAAAAAAAcM/EQzTY7UsFrI/s400/REN_8365.jpg" width="400" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Kemaren saudara saya dari kalimantan datang berkunjung membawa kamera DSLR salah satu merk terkenal. Bisalah sesama hobi fotografi akhirnya kita terlibat dalam satu pembicaraan yang bersifat teknis, seperti bagaimana metering kamera itu bekerja, bagaimana membuat bokeh, apa bedanya dengan blur dan lain-lain. Tetapi semakin dalam kita berbicara saya semakin tahu bahwa ternyata teknis akan percuma saya berikan bila seseorang yang baru belajar fotografer tidak tahu apa yang harus diperbuat dengan moment atau objek yang ada didepannya. Mengapa saya bilang begitu karena pada saat saya memberti tahu cara membuat foto siluet timbul pertanyaan dari saudara saya, "Foto siluet gini untuk apa ya?", "Kapan foto dibuat bluring", "kapan kita gunakan bukaan besar?" . Pertanyaan-pertanyaan ini menggelitik saya. Akan percuma bila saya teruskan dengan pembicaraan teknis.&amp;nbsp; &lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Saran saya bila merasa termasuk golongan orang-orang yang sperti ini adalah memperbanyak melihat foto-foto sebagai referensi dan memilah-milah foto mana yang dianggap bagus, baru memikirkan bagaimana kira-kira teknis dalam pembuatan foto tersebut.&amp;nbsp;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Seorang koki yang jago masak sudah pasti tau rasanya masakan yang enak dan yang tidak enak, begitu pula seorang fotografer, bagaimana membuat foto bagus bila dia juga tidak tahu foto yang bagus seprti apa :)&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Sebagai referensi baca juga : &lt;a href="http://sinarcahayaku.blogspot.com/2011/01/berusaha-membuat-foto-seperti-yang-kamu.html"&gt;"Membuat foto seperti yang Kita Inginkan"&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7918970595495281193-1334734755212615222?l=sinarcahayaku.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://sinarcahayaku.blogspot.com/feeds/1334734755212615222/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://sinarcahayaku.blogspot.com/2011/05/harus-tau-rasanya-baru-bisa-masak.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7918970595495281193/posts/default/1334734755212615222'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7918970595495281193/posts/default/1334734755212615222'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://sinarcahayaku.blogspot.com/2011/05/harus-tau-rasanya-baru-bisa-masak.html' title='Harus tau rasanya baru bisa masak...'/><author><name>Jejak-jejak Langkahku</name><uri>http://www.blogger.com/profile/04756581909374867169</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='31' height='21' src='http://1.bp.blogspot.com/-mgS4nTwpCRk/Th1WGIGFt0I/AAAAAAAAAd4/cBO50ejtsGg/s220/7MN_0071.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/-67pkoKijsQo/Tcs7gXBBNnI/AAAAAAAAAcM/EQzTY7UsFrI/s72-c/REN_8365.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7918970595495281193.post-9032709483013349406</id><published>2011-04-05T00:48:00.000-07:00</published><updated>2011-04-05T00:48:36.527-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='night shots'/><title type='text'>Night shots - Membuat foto Malam (Basic)</title><content type='html'>&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://4.bp.blogspot.com/-IHuHCISRZzs/TZGdJjSDbXI/AAAAAAAAAag/o1t9UKgLPfg/s1600/PSK_0021.jpg" imageanchor="1" style="margin-left: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" height="267" src="http://4.bp.blogspot.com/-IHuHCISRZzs/TZGdJjSDbXI/AAAAAAAAAag/o1t9UKgLPfg/s400/PSK_0021.jpg" width="400" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Jalan-jalan di malam hari sangat menyenangkan, kita bisa melihat kota dengan hiasan lampunya yang berwarna-warni, dan kebetulan kita juga sedang membawa kamera, sangat disayangkan momen indah ini terlewatkan. Tapi apa yang sering terjadi ketika foto malam adalah gambar terlihat shake/goyang, tidak tajam atau bisa terjadi juga under ekpsosure (foto terlihat gelap).&lt;br /&gt;Mungkin cara orang beda-beda ya, kalo aku sih biasanya begini nih :&lt;br /&gt;&lt;ol&gt;&lt;li&gt;Gunakan Tripod, untuk mencegah foto shake akibat long eksposure&lt;/li&gt;&lt;li&gt;NR (Noise Reduction) untuk long ekposure kuaktifkan&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Difragma kubuat kecil supaya ruang tajamnya luas&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Iso kubuat sekecil mungkin untuk mengurangi noise&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Gunakan kabel shutter release atau self timer untuk mengurangi guncangan akibat kita menekan shutter&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Miup kuaktifkan (aku pengguna Nikon D200), ini fasilitas untuk membuka mirror lock up terlebih dahulu sebelum pengemabilan foto, sehingga efek getaran akibat mirror lock up akan diminimalkan&lt;/li&gt;&lt;li&gt;White Balance aku biasanya menggunakan kelvin sekitar 2850, (foto diatas)&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Cobalah beberapa kali dengan eksposure yang berbeda sehingga diperoleh hasil yang sesuai dengan yang diharapkan.&lt;/li&gt;&lt;/ol&gt;Selamat mencoba :) &lt;br /&gt;&amp;nbsp;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7918970595495281193-9032709483013349406?l=sinarcahayaku.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://sinarcahayaku.blogspot.com/feeds/9032709483013349406/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://sinarcahayaku.blogspot.com/2011/04/night-shots-membuat-foto-malam-basic.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7918970595495281193/posts/default/9032709483013349406'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7918970595495281193/posts/default/9032709483013349406'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://sinarcahayaku.blogspot.com/2011/04/night-shots-membuat-foto-malam-basic.html' title='Night shots - Membuat foto Malam (Basic)'/><author><name>Jejak-jejak Langkahku</name><uri>http://www.blogger.com/profile/04756581909374867169</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='31' height='21' src='http://1.bp.blogspot.com/-mgS4nTwpCRk/Th1WGIGFt0I/AAAAAAAAAd4/cBO50ejtsGg/s220/7MN_0071.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/-IHuHCISRZzs/TZGdJjSDbXI/AAAAAAAAAag/o1t9UKgLPfg/s72-c/PSK_0021.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7918970595495281193.post-7194754085030321511</id><published>2011-01-25T06:25:00.000-08:00</published><updated>2011-01-25T06:40:41.798-08:00</updated><title type='text'>Berusaha Membuat foto Seperti yang  Aku Inginkan</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://4.bp.blogspot.com/_ZpV-JLFKqL8/TT7gwgRlMZI/AAAAAAAAAYk/0uYHZDYsxYQ/s1600/Sunda+Kelapa.jpg" imageanchor="1" style="margin-left: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" height="370" src="http://4.bp.blogspot.com/_ZpV-JLFKqL8/TT7gwgRlMZI/AAAAAAAAAYk/0uYHZDYsxYQ/s400/Sunda+Kelapa.jpg" width="400" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;Sering sekali teman-teman saya bertanya, "bagaimana sih membuat foto yang bagus". pertanyaan ini susah-susah gampang jawabnya :D. Bagusku apakah sama dengan bagusmu? Apakah kaian sudah tau foto yang bagus yang seperti apa? kalo kalian sudah bisa mendefinisikan foto yang bagus seperti apa? akan lebih mudah untuk membuat foto "bagus" itu.&amp;nbsp;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Pertanyaan itu selalu kupancing dengan " kamu mau fotonya seperti apa?", "Ya seperti foto-foto yang banyak kulihat di komunitas fotografi di dunia maya" jawabnya. Aku lalu menyaut lagi, " udah gini deh kita sekarang kita lagi hunting neh di Sunda Kelapa, kamu kan sering lihat tuh foto-foto Sunda Kelapa yang banyak beredar di Internet yang bagus-bagus, nah coba jelaskan foto-foto yang di Sunda Kelapa yang bagus-bagus yang pernah kamu lihat seperti apa?". Temanku langsung menjelaskan dengan detail, " aku pernah tuh lihat foto di Sunda Kelapa, keliatan lampu-lampu kapalnya tapi langitnya keliatan kebiru-biruan , terus ada refleksi kapalnya di genangan air". "Ohhh itu yang kamu mau?' jawabku. "Iya kaya getu" jawabnya. "Bisa kalo itu", jawabku. "Ayo sekarang ajarain", cerocosnya. "Sekarang gini , kamu coba cari genangan air di sekitar sini yang kira-kira nanti di foto bisa masuk ke frame di komposisimu, lalu kalo udah nemu dan dikira-kira bagus untuk komposisinya, kamu balek lagi kesini", sahutku sambil nyeruput kopi di warung kecil.&lt;br /&gt;Tak lama kemudian dia kembali ke warung, " udah ada tuh genangan air di ujung pelabuhan, yuk kita jepert sekarang dan ajarin buat seperti yang kumau tadi". Aku tersenyum. "sabar bro, percuma kita ambil sekarang gak bakalan bisa juga, kamu jepret berapa kali pun dan kamu otak-atik bagaimana pun gak bakalan bisa, banyak faktor yang menentukan, spot sudah ada, yang belum adalah waktunya kurang tepat bro, kalo maumu tadi kan biar keliatan dramatis, langitnya biru tua, lampu kapal keliatan, berarti ngambilnya nanto sore-sorean. "Terus sekarang ngapain?" sahutnya. Kalo aku sih kita ngopi dulu, ngobrol-ngobrol aja dulu bersosialisasi, lalu jam 15:00 an baru aku mau ngambil foto-foto human interest, karena mauku mau sekalian nunggu sorean dan langitnya bagus aku mau ngambil foto-foto pekerja pelabuhan dengan shadow yang agak keras, karena mauku ingin menunjukan panasnya suasana di Pelabuhan", ujarku sambil mengepulkan asap rokok rasa kertasku :). "Ooo gitu, ngikut dah" kata temenku.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jadi maksud tulisan saya ini adalah, sebelum kamu mulai jepret setidaknya berpikirlah sejenak maunya seperti apa hasilnya, lalu kejarlah sampai mendekati yang kamu mau, syukur-syukur persis apa yang ada dipikiranmu. Untuk mempercepat proses pengambilan gambar untuk mendapatkan hasil seperti yang kamu inginkan maka diperlukan pemahaman teknis fotografi dan juga penguasaan kamera.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Foto sudah seperti yang aku mau, tapi kok kalo dibandingkan dengan foto-foto lainnya kok lebih bagus dari lainnya ya? berarti harus diasah rasa estetika untuk melihat "bagus" dengan cara melihat referensi-referensi foto-foto yang kamu anggap bagus dan pikirkan kenapa kok bisa bagus, baik itu ekposre, warna, komposisi, moment dll.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Oke selamat berburu foto hingga mendapatkan hasil yang kita inginkan :)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&amp;nbsp; &lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7918970595495281193-7194754085030321511?l=sinarcahayaku.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://sinarcahayaku.blogspot.com/feeds/7194754085030321511/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://sinarcahayaku.blogspot.com/2011/01/berusaha-membuat-foto-seperti-yang-kamu.html#comment-form' title='1 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7918970595495281193/posts/default/7194754085030321511'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7918970595495281193/posts/default/7194754085030321511'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://sinarcahayaku.blogspot.com/2011/01/berusaha-membuat-foto-seperti-yang-kamu.html' title='Berusaha Membuat foto Seperti yang  Aku Inginkan'/><author><name>Jejak-jejak Langkahku</name><uri>http://www.blogger.com/profile/04756581909374867169</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='31' height='21' src='http://1.bp.blogspot.com/-mgS4nTwpCRk/Th1WGIGFt0I/AAAAAAAAAd4/cBO50ejtsGg/s220/7MN_0071.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/_ZpV-JLFKqL8/TT7gwgRlMZI/AAAAAAAAAYk/0uYHZDYsxYQ/s72-c/Sunda+Kelapa.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7918970595495281193.post-8821460741428084200</id><published>2010-04-15T23:13:00.000-07:00</published><updated>2010-04-15T23:13:52.950-07:00</updated><title type='text'>Peralatan apa saja sih yang diperlukan Selain Kamera dan Lensa</title><content type='html'>Tulisan kali ini saya tulis karena banyak teman-teman saya yang baru memulai hobi fotografi menanyakan tentang hal ini. Disini akan saya jelaskan parameter-parameter yang sebagai pertimbangan untuk memilih suatu alat, tentu hal ini bukan berlaku 100% benar, tetapi hanya sebagi bahan pertimbangan saja. Sebelum membahas selain lensa dan kamera saya bahas sedikit untuk pemilihan kamera dan lensa juga ya :).&lt;br /&gt;&lt;ol style="text-align: justify;"&gt;&lt;li&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="font-size: large;"&gt;Kamera&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;, beli kamera pocket, prosumer atau DSLR ya? yah tergantung kebutuhan sih, kalau mau praktis dan tidak ribet bawanya belilah pocket, kalo mau bisa dibuat mode Manual belilah prosumer, tapi kalo beli prosumer harganya tidak terpaut jaug dengan DSLR yang amatir kalau aku ya mending beli DSLR, karena lebih fleksibel dalam memenuhi kebutuhan foto kita. Setelah memilih DSLR masih bingung lagi dengan merk yang mana yang kita pilih. Semua merk pasti ada kelebihan dan kekurangannya, sebagai pertimbangan dulu saya memilih Nikon karena temen-temen saya banyak menggunakan Nikon sehingga bisa minjem lensa dulu sebelum membelinya. Setelah merk ditentukan masih bingung juga dengan model mana yang kita pilih, dasar saya dulu mengambil D70 adalah yang sesuai dengan budget saya. Tapi sekarang sangat banyak pilihannya, sekarang yang versi amatir aja banyak pilihannya (contoh-contoh saya banyakmenggunakan merk Nikon karena saya menggunakan Nikon bukan berarti merk lain tidak lebih baik ya). Seperti D3000, D5000, dan D90. Kalau budget cukup saran saya bei yang Nikon D90, karena motor autofocusnya ada di body sehingga lensa-lensa lama yang tidak memiliki motor autofocus di lensa masih bisa memanfaatkan fitur autofoucusnya. Mengapa menggunakan lensa lama kalau lensa model barunya ada? alasannya adalah lensa-lensa lama haraganya jelas lebih murah dan kualitasnya tidak kalah dengan yang versi baru :D. Semakin kesininya saya ingin mencoba kamera yang versi Semi Pro, belilah saya Nikon D200 (kalau sekarang adalah Nikon D300s). Memaqng banyak perbedaan yang lebih memudahkan fotografernya, yang terlihat paling significant adalah tambahan tombol-tombol yang mana di versi Amatir harus masuk ke dalam menu digitalnya. Tetapi di versi semi Pro jangan harap ada pilihan untuk preset mode moto orang, atau moto pemandangan seperti yang ada di versi amatir karena yang versi semi pro pangsa pasarnya adalah bukan untuk orang yang baru terjun di dunia fotografi.&amp;nbsp;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;span style="font-size: large;"&gt;&lt;b&gt;Lensa&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;, dulu saya cuman menggunakan lensa kit dari kameranya. Karena ingin membuat foto yang backgroundnya blur (bokeh) dan supaya bisa foto di lowlight, saya membeli lensa prime 50 mm f1.8. Lensa ini sangat murah di jajaran lensa Nikon tapi memiliki kualitas yang baik Lalu untuk melengkapi lensa wide untuk foto-foto landscape saya, untuk moto orang saya juga pakai lensa ini he he he tapi hati-hati dengan distorsinya, saya membeli lensa third party Tokina 12-24 f4, kenapa kok tidak membeli lensa Nikon yang spesifikasinya sama? alasannya cuman satu "mahal" :D. Saran saya daripada upgrade body kalau budget pas-pasan mending upgrade lensa deh, selain harga lensa tidak terlalu jatuh dari harga barunya yang pasti hasil foto kita pasti lebih ok punya :), tentu dengan diimbangi peningkatan skill dalam fotografi.Yang termasuk dalam daftar tunggu pembelian karena belum ada budgetnya adalah lensa 85mm f1.8m dan atau lensa 24-70 mm 2.8 dan atau 80-200mm f2.8 dan atau 70-200mm f 2.8. Untuk harga silahkan cek di website yang menjual lensa tersebut :D. Jadi kalau saya ulang tahun gak usah bingung-bingung mau beliin apa ya wkwkwkwkwkwk :)).&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="font-size: large;"&gt;Tas Camera&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;, pilihan saya jatuh ke model backpack karena saya sering travelling (jalan kaki) sehingga lebih memudahkan dalam membawa gear saya, dulu saya membeli dari merk lokal dan dapat disebutkan dari home industri, bentuknya sama persis dengan salah satu dari tas merk terkenal, kalau dipake dalam jangka waktu lama terasa sakit di bahu, gak tau karena tasnya yang kurang ergonomis atau kesalahn lainnya. Kebetulan temen ada yang jual tas backpacknya karena dia upgrade ke tas kamera yang bisa muat untuk laptop, dan yang dijual ke saya adalah persis sama modelnya dengan tas yang saya pakai. Tapi ketika saya pakai dengan waktu yang cukup lama memang terasa bedanya, sepertinya lebih nyaman yang original :D, gak tau ini cuman sugesti atau gimana ya :p. Tapi yang jelas kalau harga barunya beda banget bisa dua kalinya :D.&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;span style="font-size: large;"&gt;&lt;b&gt;Maintenance kit&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;, Banyak macemnya ada kain pembersih, tissue lensa, Blower untuk ngilangin debu, pembersih sensor, lens cleaning linquid (untuk yang ini gak pernah pakai, karena deneger-denger bisa ngilangin coating di lensa, tolong dong infonya kalau ada) dll. Saya lebih suka menngunakan tisuue lensa daripaka lap untuk lensa, karena sekali pakai langsung buang, sehingga dipastikan tidak ada debu atau butir pasir yang nempel di tissue.&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;span style="font-size: large;"&gt;&lt;b&gt;Dry Box&lt;/b&gt;,&lt;/span&gt; yang paling riskan terhadap bahaya jamur adalah lensa, usahakan lensa disimpan di dalam wadah yang kelembapannya kecil, yaitu dengan meletakkan di dry box. Dry box banyak ukuran dan modelnya, saya memilih agak besar karena siapa tau saya akan menambah lensa sehingga tidak perlu ganti dry box.&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;span style="font-size: large;"&gt;&lt;b&gt;Silica Gel&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;, kadang kala bila kita melakukan travelling dalam waktu yang cukup lama sehingga kamera dan lensa akan berada cukup lama di dalam tas, untuk menjaga kelembapan di tas saya selalu menggunakan silika gel di dalam tas, bila warnaya berubah akan saya ganti dengan yang baru.&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;span style="font-size: large;"&gt;&lt;b&gt;Battery Cadangan&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;, untuk jaga-jaga siapa tau baterry utama habis tapipemotretan masih berlangsung.&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;span style="font-size: large;"&gt;&lt;b&gt;Memory&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;, sesuaikan dengan kebutuhan :)&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;span style="font-size: large;"&gt;&lt;b&gt;Filter lensa&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;, sesuaikan dengan kebutuhan, &lt;i&gt;Filter UV&lt;/i&gt; dijaman digital ini tidak lebih hanya sebagai pelindung lensa, sekarang saya jarang sekali menggunakannya, &lt;i&gt;Filter CPL&lt;/i&gt; untuk memekatkan warna misalnya warna biru langit terlihat lebih biru, warna hijau terlihat lebih hijau dan menghilangkan reflesi pada sir dan kaca. &lt;i&gt;Filter ND&lt;/i&gt;, semakin tinggi angkanya semakin gelap, gunanya untuk mengurangi speed sebagai contoh untuk menghasilkan foto air yang mengalir terlihat efek geraknya dengan lembut. &lt;i&gt;Filter Gradual,&lt;/i&gt; untuk meratakan kontras antara langit dan model atau obyek yang kontrasnya lebih rendah. &lt;i&gt;Filter Star&lt;/i&gt;, untuk mengahsilkan efek bintang pada foto lampu di malam hari. Masih banyak lagi filter-filter lainnya yang membantu kita untuk menghasilkan foto seperti yang kita inginkan. Saran saya belilah filter yang berkualitas, sayang kan lensa yang berkualitas akan turun kualitasya bila menggunakan filter yang kurang baik.&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;span style="font-size: large;"&gt;&lt;b&gt;Flash&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;,&amp;nbsp; udah pada tau kan gunanya flash ? banyak nanti akan saya bahas lebih detail. secara garis besar adalah memberikan cahaya tambahan dimana cahaya utama sudah sangat tidak memungkinkan , dapat memberi fiil ini untuk menghilangkan shadow dll.&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;span style="font-size: large;"&gt;&lt;b&gt;Reflektor&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;, Untuk mengarahkan cahaya ke arah yang kita inginkan atau memblok cahaya dari cahaya yang tidak kita inginkan.&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;span style="font-size: large;"&gt;&lt;b&gt;Tripod&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;, sangat berguna untuk foto yang menggunakan slow speed, untuk foto self timer, untuk dudukan flash juga bisa.&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;span style="font-size: large;"&gt;&lt;b&gt;Monopod&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;, hampir mirip dengan tripod tapi lebih fleksibel dan sifatnya hanya membantu untuk slow speed yang tidak terlalu lama. Sehingga hanya gerak horisontal saja yang kita jaga. &lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;span style="font-size: large;"&gt;&lt;b&gt;External Hardisk&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;, untuk media penyimpan foto-foto kita dimana hardisk di komputer sudah tidak mencukup dengan data-data yang kita miliki.&lt;/li&gt;&lt;li&gt;apalagi ya, entar kutambahin deh kalo inget lagi :D&lt;/li&gt;&lt;/ol&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7918970595495281193-8821460741428084200?l=sinarcahayaku.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://sinarcahayaku.blogspot.com/feeds/8821460741428084200/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://sinarcahayaku.blogspot.com/2010/04/peralatan-apa-saja-sih-yang-diperlukan.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7918970595495281193/posts/default/8821460741428084200'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7918970595495281193/posts/default/8821460741428084200'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://sinarcahayaku.blogspot.com/2010/04/peralatan-apa-saja-sih-yang-diperlukan.html' title='Peralatan apa saja sih yang diperlukan Selain Kamera dan Lensa'/><author><name>Jejak-jejak Langkahku</name><uri>http://www.blogger.com/profile/04756581909374867169</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='31' height='21' src='http://1.bp.blogspot.com/-mgS4nTwpCRk/Th1WGIGFt0I/AAAAAAAAAd4/cBO50ejtsGg/s220/7MN_0071.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7918970595495281193.post-6850395878419586507</id><published>2010-02-07T23:46:00.000-08:00</published><updated>2010-02-07T23:46:45.817-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Pocket Camera'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Basic Photography'/><title type='text'>White Balance</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&amp;nbsp;White balance...hmmm.. bentar-bentar..agak bingung neh jelasinnya wkwk. Pernah gak sih kalau moto tone warnanya gak sesuai dengan keadaan sebenarnya atau tonenya gak sesuai dengan yang diinginkan. Bila hal itu terjadi kemungkinan setting white balance gak sesuai. Dalam pengaturan white balance kita akan dapat menghasilkan warna putih seperi warna putih yang sebenarnya tidak kebiru-biruan atau kekuning-kuningan. Jadi pengaturan white balance berguna untuk mengembalikan warna seperti warna aslinya. &lt;br /&gt;Foto dibawah&amp;nbsp; ini memeproleh sumber cahaya dari matahari, tapi white balance saya atur ke fluorocent (gambar lampu neon) hasil yang diperoleh adalah seperti di bawah ini.&lt;br /&gt;&lt;span id="goog_1268292054309"&gt;&lt;/span&gt;&lt;span id="goog_1268292054310"&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span id="goog_1268292054309"&gt;&lt;/span&gt;&lt;span id="goog_1268292054310"&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://3.bp.blogspot.com/_ZpV-JLFKqL8/S2-8fin_qyI/AAAAAAAAANc/91-6X6kxVRc/s1600-h/REN_0507.jpg" imageanchor="1" style="margin-left: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" height="286" src="http://3.bp.blogspot.com/_ZpV-JLFKqL8/S2-8fin_qyI/AAAAAAAAANc/91-6X6kxVRc/s400/REN_0507.jpg" width="400" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;span id="goog_1268292054309"&gt;&lt;/span&gt;&lt;span id="goog_1268292054310"&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Dari gambar diatas menghasil tone warna yang kebiru-biruan, dan akhirnya mempengaruhi warna2 lainnya sehingga tidak seperti aslinya. Sekarang lanjut ke foto dibawah ini, white balance saya rubah ke daylight (gambar Matahari).&lt;br /&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://3.bp.blogspot.com/_ZpV-JLFKqL8/S2-9vnnzsbI/AAAAAAAAANk/DXFqL5D_Ju0/s1600-h/REN_0503.jpg" imageanchor="1" style="margin-left: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" height="286" src="http://3.bp.blogspot.com/_ZpV-JLFKqL8/S2-9vnnzsbI/AAAAAAAAANk/DXFqL5D_Ju0/s400/REN_0503.jpg" width="400" /&gt;&lt;/a&gt;&amp;nbsp;&lt;/div&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: justify;"&gt;Dari foto diatas terlihat warna lebih mendekati aslinya. Ada beberapa pilihan dalam pemilihan white balance, Auto, Tungsteen, Fluorocent, Daylight, Flash, Cloudy, Shadow, Preset, kelvin. Untuk kamera DSLR amatir biasanya untuk pengaturan Kelvin tidak diikut sertakan. Saya hampir tidak pernah menggunakan Auto, karena seringkali kamera salah menkompensasikan warna bila banyak area yang shadow atau higlight. Silahkan mencoba-coba untuk menghasilkan warna seperti yang diinginkan. Cobalah pada waktu sunsheet menggunakan white balance shadow, warna yang dihasilkan akan ebih warm dan lebih kekuningan, saya suka dengan tone ini. Untuk foto product saya lebih menggunakan preset (baca manual kamera untuk mengeset white baance secara preset).&amp;nbsp;&lt;/div&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: justify;"&gt;Adakah cara lain dikala kita hanya memiliki waktu sedikit untuk mengambil foto tanpa dipusingkan dengan white balance? Jawabnnya adalah "ada", dengan cara kita mengambil foto dengan file RAW, lalu white balance diatur di software pengolah foto (adobe Photoshop atau Adobe Lightroom). Tetapi bukan tanpa resiko juga, kelemahannya adalah file kita jadi sangat besar di memori dan pasti akan memerlukan waktu lebih untuk mengeditnya di software.&lt;/div&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;span id="goog_1268292054309"&gt;&lt;/span&gt;&lt;span id="goog_1268292054310"&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span id="goog_1268292054309"&gt;&lt;/span&gt;&lt;span id="goog_1268292054310"&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span id="goog_1268292054309"&gt;&lt;/span&gt;&lt;span id="goog_1268292054310"&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7918970595495281193-6850395878419586507?l=sinarcahayaku.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://sinarcahayaku.blogspot.com/feeds/6850395878419586507/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://sinarcahayaku.blogspot.com/2010/02/white-balance.html#comment-form' title='1 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7918970595495281193/posts/default/6850395878419586507'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7918970595495281193/posts/default/6850395878419586507'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://sinarcahayaku.blogspot.com/2010/02/white-balance.html' title='White Balance'/><author><name>Jejak-jejak Langkahku</name><uri>http://www.blogger.com/profile/04756581909374867169</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='31' height='21' src='http://1.bp.blogspot.com/-mgS4nTwpCRk/Th1WGIGFt0I/AAAAAAAAAd4/cBO50ejtsGg/s220/7MN_0071.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/_ZpV-JLFKqL8/S2-8fin_qyI/AAAAAAAAANc/91-6X6kxVRc/s72-c/REN_0507.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7918970595495281193.post-67036967948632804</id><published>2010-01-27T21:45:00.000-08:00</published><updated>2010-02-08T20:06:13.383-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Basic Photography'/><title type='text'>Bermain dengan Diafragma</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Apa itu diafragma dan bagaimana cara kerjanya? Silahkan cari di Mr. Google aja ya qiqiqiqi, banyak kok artikel tentang diafragma. Disini saya hanya memberikan sedikit kreasi dengan bermain diafragma. Pokoknya angka diaframa semakin kecil berarti semakin besar bukaan diafragma yang artinya cahaya lebih banyak masuk. Kecepatan juga berpengaruh pada cahaya yang masuk tetapi bukan dari kuantitas melainkan dari duration atau lamanya sensor kamera menerima cahaya. Jadi dapat disimpulkan bahwa &lt;a href="http://sinarcahayaku.blogspot.com/2010/01/speed-kecepatan.html"&gt;kecepatan&lt;/a&gt; dan diafragma adalah parameter pengontrol cahaya yang masuk di kamera. Kombinasi di antara keduanya menghasilkan hasil foto yang berbeda-beda.&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Di artikel sebelumnya tentang &lt;a href="http://sinarcahayaku.blogspot.com/2010/01/speed-kecepatan.html"&gt;kecepatan&lt;/a&gt; saya menggunakan speed priority (Nikon Mode "S"), kali ini&amp;nbsp; saya menggunakan "diafragma priority"&amp;nbsp; ( Kalo di Nikon mode "A" kalo di Canon apa ya Pv kali ya? gak pernah megang Canon soalnya )yang berarti besaran diafragma kita yang ngatur dan kecepatan biarkan kamera yang ngatur. Sekarang kita lihat contoh foto dibawah ini,&lt;/div&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://4.bp.blogspot.com/_ZpV-JLFKqL8/S2EVQVErIsI/AAAAAAAAAKc/cpqwVYGtZfE/s1600-h/DSC_1042web.jpg" imageanchor="1" style="margin-left: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" height="230" src="http://4.bp.blogspot.com/_ZpV-JLFKqL8/S2EVQVErIsI/AAAAAAAAAKc/cpqwVYGtZfE/s400/DSC_1042web.jpg" width="400" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: justify;"&gt;&amp;nbsp;Foto diatas menggunakan aperture priority ("A") dengan bukaan/diafragma 1.8. Semakin kecil angka diafragma berarti semakain besar bukaan lensa. Titik fokus saya letakan di koin yang ditengah. Kemudian kita lihat lagi satu contoh foto dibawah ini :&lt;/div&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://2.bp.blogspot.com/_ZpV-JLFKqL8/S2EXciowyAI/AAAAAAAAAKk/rOeLRTGkT-c/s1600-h/DSC_1044web.jpg" imageanchor="1" style="margin-left: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" height="237" src="http://2.bp.blogspot.com/_ZpV-JLFKqL8/S2EXciowyAI/AAAAAAAAAKk/rOeLRTGkT-c/s400/DSC_1044web.jpg" width="400" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;Foto diatas titik focus masih tetap saya letakkan di koin yang ditengah tetapi diafragma saya rubah ke angka 10 yang berarti bukaan lensa semakin kecil.&lt;br /&gt;Apa yang kita dapat simpulkan dari kedua foto diatas adalah :&lt;br /&gt;&lt;ul&gt;&lt;li&gt;Angka diafragma semakin kecil bukaan lensa semakin besar&lt;/li&gt;&lt;li&gt;dengan bukaan lensa lebar menghasilkan ruang tajam yang sempit, hal ini terlihat di foto yang pertama, yang benar-benar jelas hanya yang terletak di titik focus&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Dengan bukaan yang kecil (angka besar) mengahasilkan ruang tajan yang lebar, terlihat di foto kedua meskipun koin yang tengah terlihat paling tajam tetapi koin yang dibelakang dan di depan masih terlihat detailnya dan cukup tajam yang sering dipakai untuk foto landscape dan foto group.&lt;/li&gt;&lt;/ul&gt;Berikut contoh-contoh foto yang menggunakan diafragma besar (angka kecil) :&lt;br /&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://2.bp.blogspot.com/_ZpV-JLFKqL8/S2EbQob0kkI/AAAAAAAAAK0/k2kjm01Wjg4/s1600-h/DSC_0754.jpg" imageanchor="1" style="margin-left: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" height="360" src="http://2.bp.blogspot.com/_ZpV-JLFKqL8/S2EbQob0kkI/AAAAAAAAAK0/k2kjm01Wjg4/s400/DSC_0754.jpg" width="400" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&amp;nbsp;&lt;a href="http://3.bp.blogspot.com/_ZpV-JLFKqL8/S2Eb5yeU7GI/AAAAAAAAAK8/3Qara7QuFS8/s1600-h/DSC_0749.jpg" imageanchor="1" style="margin-left: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" height="360" src="http://3.bp.blogspot.com/_ZpV-JLFKqL8/S2Eb5yeU7GI/AAAAAAAAAK8/3Qara7QuFS8/s400/DSC_0749.jpg" width="400" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;a href="http://3.bp.blogspot.com/_ZpV-JLFKqL8/S2EcxH6fb8I/AAAAAAAAALE/IUxZtg8sjlI/s1600-h/REN_9649.jpg" imageanchor="1" style="margin-left: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" height="400" src="http://3.bp.blogspot.com/_ZpV-JLFKqL8/S2EcxH6fb8I/AAAAAAAAALE/IUxZtg8sjlI/s400/REN_9649.jpg" width="361" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: justify;"&gt;Untuk contoh-contoh foto yang menggunakan diafragma kecil (angka besar) :&lt;/div&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://2.bp.blogspot.com/_ZpV-JLFKqL8/S2EezJcC7DI/AAAAAAAAALM/Sha0q4sloR0/s1600-h/DSC_0808.jpg" imageanchor="1" style="margin-left: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" height="331" src="http://2.bp.blogspot.com/_ZpV-JLFKqL8/S2EezJcC7DI/AAAAAAAAALM/Sha0q4sloR0/s400/DSC_0808.jpg" width="400" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://2.bp.blogspot.com/_ZpV-JLFKqL8/S2Efiog8ZoI/AAAAAAAAALU/KkbK_Vy7kt8/s1600-h/_MDR5302.jpg" imageanchor="1" style="margin-left: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" height="267" src="http://2.bp.blogspot.com/_ZpV-JLFKqL8/S2Efiog8ZoI/AAAAAAAAALU/KkbK_Vy7kt8/s400/_MDR5302.jpg" width="400" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&amp;nbsp;&lt;a href="http://1.bp.blogspot.com/_ZpV-JLFKqL8/S2EhxTlkZSI/AAAAAAAAALc/mn1dNeAWln0/s1600-h/_MDR5320.jpg" imageanchor="1" style="margin-left: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" height="266" src="http://1.bp.blogspot.com/_ZpV-JLFKqL8/S2EhxTlkZSI/AAAAAAAAALc/mn1dNeAWln0/s400/_MDR5320.jpg" width="400" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: left;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: left;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://2.bp.blogspot.com/_ZpV-JLFKqL8/S2Ep_7qb0bI/AAAAAAAAALk/0mp0a5ifDB0/s1600-h/REN_1136.jpg" imageanchor="1" style="margin-left: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" height="400" src="http://2.bp.blogspot.com/_ZpV-JLFKqL8/S2Ep_7qb0bI/AAAAAAAAALk/0mp0a5ifDB0/s400/REN_1136.jpg" width="282" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: left;"&gt;Tambahan :&lt;/div&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: left;"&gt;Semakin besar difragma berarti semakin besar bukaan (angka kecil) lensa berarti semakin banyak cahaya yang dapat diterima yang akan mengakibatkan speed akan naik. Begitu juga sebaliknya semakin kecil bukaan lensa (angka besar) semakin kecil juga cahaya yang masuk sehingga speed akan turun. Coba deh perhatikan lighmeter di kamera. &lt;/div&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: left;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: left;"&gt;Untuk artikel selanjut kita akan membahas White Balance&lt;/div&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: left;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: left;"&gt;Selamat berkreasi.&lt;/div&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: left;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7918970595495281193-67036967948632804?l=sinarcahayaku.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://sinarcahayaku.blogspot.com/feeds/67036967948632804/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://sinarcahayaku.blogspot.com/2010/01/bermain-dengan-diafragma.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7918970595495281193/posts/default/67036967948632804'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7918970595495281193/posts/default/67036967948632804'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://sinarcahayaku.blogspot.com/2010/01/bermain-dengan-diafragma.html' title='Bermain dengan Diafragma'/><author><name>Jejak-jejak Langkahku</name><uri>http://www.blogger.com/profile/04756581909374867169</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='31' height='21' src='http://1.bp.blogspot.com/-mgS4nTwpCRk/Th1WGIGFt0I/AAAAAAAAAd4/cBO50ejtsGg/s220/7MN_0071.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/_ZpV-JLFKqL8/S2EVQVErIsI/AAAAAAAAAKc/cpqwVYGtZfE/s72-c/DSC_1042web.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7918970595495281193.post-6005590245980289109</id><published>2010-01-18T03:11:00.000-08:00</published><updated>2010-01-18T18:34:32.778-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Basic Photography'/><title type='text'>Speed / Kecepatan</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&amp;nbsp;"Wah hasilnya fotoku kok shake(goyang) ya" ujar temanku pada saat kami melakukan hunting bareng di pelabuhan Sunda Kelapa. "kamu pake speed berapa?", tanyaku. "Ngelihat speednya dimana?" temanku balik bertanya.  "Coba kamu lihat di Viewfinder lalu kamu tekan 1/2 shutter buttonnya nanti terlihat angka 60 atu 125 itu berarti speednya 1/60 atau 1/125 detik" jawabku.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;"Angkanya berubah-ubah tuh setiap aku arahkan ke tempat lain", ujar temanku yang masih kebingungan.  "Oooo itu berarti kamu auto ya" tanyaku. " Iya, males ribet kalo pake manual" jawab temenku. "ya udah foto yang shake dilihat dari display previewnya, nanti terlihat data-datanya", lalu kulihat kamera temenku. Setelah ku preview terlihat datanya sebagai berikut speed 1/5 dan memakai lensa 50mm. Hmm pantesan pikirku.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Aku pernah membaca suatu artikel bahwa pengaturan speed minimal yang mampu dipegang tangan tanpa bantuan tripod adalah 1/panjang lensa, jadi bila lensa yang dipakai adalah 50 mm maka speed yang dianjurkan tanpa memakai tripod adalah 1/50 detik. Bagaimana dengan lensa zoom bila memakai lensa 18-70 mm?. ya itu tadi, kan bisa dilihat  kamu pada saat nge zoom terdekat yah bisa pakai speed 1/17 detik, tapi kayanya gak ada deh di kamera 1/17 berarti pakai speed 1/20 detik dan kalo pakai zoom terjauh 70 mm berarti speednya yang terendah yang mampu dipegang tangan adalah 1/70 detik, kayanya gak ada juga di kamera 1/70 detik ya berarti pake diatasnya lagi 1/80.  Aturan 1/panjang lensa adalah untuk tidak memakai tripod loh :).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sekarang kita ambil contoh deh, coba lihat gambar dibawah ini.&lt;br /&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://3.bp.blogspot.com/_ZpV-JLFKqL8/S1Q77D7YbUI/AAAAAAAAAIc/1pks2hdkOLA/s1600-h/BTU_0024.jpg" imageanchor="1" style="margin-left: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" src="http://3.bp.blogspot.com/_ZpV-JLFKqL8/S1Q77D7YbUI/AAAAAAAAAIc/1pks2hdkOLA/s400/BTU_0024.jpg" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: left;"&gt;Foto diatas saya menggunakan metode "Speed" priority, lensa 50 mm. Jadi yang bisa saya kendalikan hanya speednya saja, difragma serahkan saja pada kamera. Dari data exif kita bisa tau bahwa speed pada foto diatas adalah 1/5" . Kita bisa lihat bagwa obyek terlihat goyang/shake. Yang goyang sebenarnya bukan obyeknya akan tetapi tangan kita yang memegang kamera.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: left;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: left;"&gt;Sekarang kita bandingkan dengan foto dibawah ini dengan menaikan kecepatan diatas 1/panjang lensa&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&amp;nbsp;&lt;a href="http://3.bp.blogspot.com/_ZpV-JLFKqL8/S1Q9VfQ_zAI/AAAAAAAAAIk/UxkbIVa8eIM/s1600-h/BTU_0021.jpg" imageanchor="1" style="margin-left: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" src="http://3.bp.blogspot.com/_ZpV-JLFKqL8/S1Q9VfQ_zAI/AAAAAAAAAIk/UxkbIVa8eIM/s400/BTU_0021.jpg" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: left;"&gt;Foto diatas ini masih menggunakan speed priority, tapi kecepatan saya naikan hingga 1/80" sudah lebih kecil dari rumus umum 1/panjang lensa yang berarti 1/50 (karena saya menggunakan lensa 50 mm)&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: left;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: justify;"&gt;Pertanyaan berikutnya adalah apakah dengan menggunakan speed diatas 1/panjang lensa sudah dijamin tidak shake/goyang. Jawabannya belum tentu juga .. he..he..he. Sebenaranya banyak faktor lain seperti posisi kita pada saat memotret atau kebiasaan dalam memegang kamera, akan tetapi yang paling berpengarug adalah obyek yang kita foto bergerak atau tidak, seberapa cepat pergerakannya? kalo lebih cepat dari Speed yang kita atur yang tetep terlihat shake.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: left;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: left;"&gt;Sekarang kita lihat contoh foto dibawah ini.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: left;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: left;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://4.bp.blogspot.com/_ZpV-JLFKqL8/S1Q_ckaP-hI/AAAAAAAAAIs/0boFldmgtic/s1600-h/BTU_0026.jpg" imageanchor="1" style="margin-left: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" src="http://4.bp.blogspot.com/_ZpV-JLFKqL8/S1Q_ckaP-hI/AAAAAAAAAIs/0boFldmgtic/s400/BTU_0026.jpg" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: left;"&gt;. &lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: justify;"&gt;Foto diatas tetap menggunakan lensa 50 mm dan dengan kecepatan 1/50" menurut rumus seh sudah memenuhi syarat foto tidak shake, tetapi karena foto yang kita ambil ini adalah mobil yang bergerak maka dengan kecepatan 1/50 terasa masih shake. Cara untuk tidak menjadi shake adalah menaikan speed di kamera. Mari kita lihat contoh dibawah ini.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://2.bp.blogspot.com/_ZpV-JLFKqL8/S1RAW90YaOI/AAAAAAAAAI0/HkxLC9ZTojk/s1600-h/BTU_0025.jpg" imageanchor="1" style="margin-left: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" src="http://2.bp.blogspot.com/_ZpV-JLFKqL8/S1RAW90YaOI/AAAAAAAAAI0/HkxLC9ZTojk/s400/BTU_0025.jpg" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Foto diatas speed saya naikan menjadi 1/125", terlihat mobilnya lebih tajam daripada foto sebelumnya. Lalu mengapa latar belakangnya seperti kabur, itu karena saya memakai teknik Panning. bagaimana teknik panning itu? Nanti di artikel selanjutanya akan saya bahas. cukup sampai disini dulu karena saya sudah pening he..he..he...&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: left;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: left;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7918970595495281193-6005590245980289109?l=sinarcahayaku.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://sinarcahayaku.blogspot.com/feeds/6005590245980289109/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://sinarcahayaku.blogspot.com/2010/01/speed-kecepatan.html#comment-form' title='3 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7918970595495281193/posts/default/6005590245980289109'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7918970595495281193/posts/default/6005590245980289109'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://sinarcahayaku.blogspot.com/2010/01/speed-kecepatan.html' title='Speed / Kecepatan'/><author><name>Jejak-jejak Langkahku</name><uri>http://www.blogger.com/profile/04756581909374867169</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='31' height='21' src='http://1.bp.blogspot.com/-mgS4nTwpCRk/Th1WGIGFt0I/AAAAAAAAAd4/cBO50ejtsGg/s220/7MN_0071.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/_ZpV-JLFKqL8/S1Q77D7YbUI/AAAAAAAAAIc/1pks2hdkOLA/s72-c/BTU_0024.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>3</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7918970595495281193.post-2020371078536605132</id><published>2010-01-03T19:20:00.000-08:00</published><updated>2010-01-03T19:38:33.914-08:00</updated><title type='text'>Ragu dan bingung</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Aku menulis di blog ini dengan maksud untuk memberikan sedikit hal-hal yang kuketahui tentang kamera digital, akan tetapi ada keraguan di benakku karena semua yang kuketahui adalah dari pembelajaran secara otodidak, sehingga ada ketakutan untuk memberikan suatu penjelasan yang salah. Di salah satu sisi ada keinginan yang kuat untuk membagikan hal-hal yang kuketahui. Akhirnya tetap kuputuskan untuk menulis juga. Semoga tulisan-tulisanku ini dapat membantu teman-teman yang mulai memiliki hobi fotografi dengan. Tidak menutup kemungkinan adanya suatu diskusi bila penulisanku ini ada beberapa hal yang salah. Koreksi dan masukannya sangat ditunggu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Salam&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7918970595495281193-2020371078536605132?l=sinarcahayaku.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://sinarcahayaku.blogspot.com/feeds/2020371078536605132/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://sinarcahayaku.blogspot.com/2010/01/ragu-dan-bingung.html#comment-form' title='1 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7918970595495281193/posts/default/2020371078536605132'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7918970595495281193/posts/default/2020371078536605132'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://sinarcahayaku.blogspot.com/2010/01/ragu-dan-bingung.html' title='Ragu dan bingung'/><author><name>Jejak-jejak Langkahku</name><uri>http://www.blogger.com/profile/04756581909374867169</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='31' height='21' src='http://1.bp.blogspot.com/-mgS4nTwpCRk/Th1WGIGFt0I/AAAAAAAAAd4/cBO50ejtsGg/s220/7MN_0071.jpg'/></author><thr:total>1</thr:total></entry></feed>
